Menyesali diri merupakan bagian yang tak terpisahkan untuk manusia, tetapi bagi kita yang belum menyesali diri, janganlah sampai perkataan di atas harus kita ucapkan pada saat kita menuai kegagalan hidup ini.
Kalau begitu, apa yang bisa kita lakukan ? agar kita tidak perlu menyesal di kemudian hari ? jawabannya adalah mulailah SEKARANG, kejar impian dan cita-citamu, bila tidak pasti penyesalan yang akan mucul. Akibatnya, anda akan mengatakan ‘mestinya dulu begitu’ sehingga saya tidak perlu seperti ini sekarang.
Semua ini, tak terlepas dari WAKTU. Bila mau dibagi, maka waktu dapat dikategorikan ke dalam 3 bagian, yaitu waktu yang sudah lewat (past), waktu sekarang (present) dan waktu yang akan datang (future).
Waktu yang sudah lewat atau masa lalu, hanyalah cerminan bagi kita dalam menyongsong hari esok yang lebih baik dengan memanfaatkan pengalaman dari masa lalu, baik pengalaman yang sukses maupun yang belum berhasil. Sehingga kita dapat lebih bijaksana dalam berkarya. Seringkali, kita terjebak dengan masa lalu (terperangkap dengan kejadian masa lalu), kita sangat sulit atau bahkan tidak bisa untuk keluar dari masa lalu kita. Kita seakan-akan dinina-bobokan. Seringkali dalam komunikasi, yang kita dengar adalah nostalgia masa lalu yang penuh kesuksesan dan mengeluhkan keadaan yang ada saat ini. Bukannya tidak boleh kita mengenang masa lalu, justru masa lalu harus menjadi cerminan kita dalam berkarya, kita jangan hidup dimasa lalu, hiduplah untuk sekarang, persiapkan kehidupan masa depan (Future) yang lebih baik lagi.
Sementara, waktu yang akan datang (future), belumlah ada nilainya, karena apa yang bisa kita perbuat untuk waktu yang belum kita miliki ? apa yang bisa kita lakukan untuk waktu besok hari ? Saya pikir, TIDAK ADA. Sehingga
Yang terakhir adalah waktu SEKARANG, apapun yang ingin diperoleh di masa akan datang, masa depan yang lebih baik harus ditentukan sekarang. Bukan waktu lain…tapi SEKANRANG. Bila kita memaksimalkan 4 kecerdasan yang dikaruniakan Tuhan pada kita dari sekarang, maka saya yakin penyesalan tidak akan pernah menghampiri hidup kita.
By,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar