Karena keterbatasan lahan yang bagus, maka lahan pasirpun sudah dilirik untuk ekspansi tanaman kelapa sawit. Faktor-faktor yang dijumpai di area pasir dalam pembudidayaan tanaman kelapa sawit adalah :
1. Kandungan unsur hara yang rendah
2. Koloidal tanah yang rendah
3. Pencucian unsur hara yang tinggi
4. Tingkat erodibilitas yang tinggi
5. Produktivitas lahan (ekonomiskah ?)
1. Kandungan unsur hara
Senin, 16 November 2009
Permasalahan Lahan Pasir-untuk pengembangan tanaman kelapa sawit
Hampir semua unsur hara, baik makro-primer, makro-skunder maupun mikro sangat rendah kandungannya di tanah pasir. Sehingga, tanaman akan mengalami defisiensi berat bila dibudidayakan di area pasir. Untuk memperoleh pertumbuhan dan perkembangan tanaman yang baik dibutuhkan input yang sangat tinggi/mahal, baik dari pupuk (kuantitas) dan bahan organic ataupun soil conditioner lainnya.
Solusi :
Pemupukan yang berimbang baik dari segi kuantitas maupun jenis pupuk yang cocok untuk area berpasir. CRF, merupakan salah satu pilihan yang dapat dipergunakan apabila penggunaan soil conditioner tidak efisien.
2. Koloidal tanah
Fraksi tanah yang memiliki sifat koloidal adalah fraksi liat. Pasir, yang memiliki ukuran kasar, memiliki koloidal yang sangat rendah. Dengan nilai koloidal yang sangat rendah ini, maka tanah pasir memiliki kemampuannya untuk mempertukarkan kation/anion yang sangatlah rendah pula. Dengan kondisi seperti ini, pencucian unsur hara akan sangat tinggi. Pupuk yang diberikan, sebagian besar akan hilang tercuci setelah terurai menjadi ion-ion sebelum diserap akar tanaman.
Solusi :
Pemupukan dengan frekwensi tinggi dengan dosis rendah, akan mengurangi proses pencucian serta penggunaan jenis pupuk yang tepat dan penggunaan soil conditioner.
3. Pencucian Unsur hara
Seperti yang sudah disampaikan di point 2. Tanah pasir memiliki potensi pencucian unsur hara yang sangat tinggi karena kemampuannya dalam mengikat unsur hara (ion-ion) sangat rendah karena kandungan koloidalnya yang rendah. Dengan pencucian unsur hara yang tinggi ini, akan menyebabkan rendahnya efisiensi pemupukan.
Solusi :
Karena kemampuannya dalam mengikat unsur hara sangat rendah, (< 10 meq/100 gr tanah), maka untuk menghindari kehilangan unsur hara akibat pencucian, maka dosis pemupukan cukup rendah saja, namun frekwensinya yang harus ditingkatkan. Untuk musim hujan, sebaiknya pemupukan tidak dilakukan.
4. Erodibilitas
Tingkat tererosinya tanah pasir sangatlah tinggi, karena tidak adanya agregasi yang baik pada fraksi pasir. Dengan kondisi seperti ini, aplikasi pemupukan di permukaan akan sangat rendah efisiensinya bila dilakukan pada saat hujan.
Solusi :
Pengikisan top soil harus dihindari pada saat pembukaan lahan, karena dengan terganggunya lapisan atas, akan menyebabkan aliran permukaan semakin mudah membawa partikel-partikel pasir.
5. Produktivitas lahan
Produksitivitas lahan pasir sudah pasti jauh lebih rendah dibandingkan dengan lahan mineral. Dengan segala macam keterbatasan dan input yang tinggi pada lahan pasir, ada satu pertanyaan yang perlu diajukan, apakah masih ekonomis untuk dikembangkan tanaman kelapa sawit ? Memang kajian secara seksama hingga saat ini masih belum dilakukan, namun potensi produksi dan input yang tinggi, sudah tentu akan sangat meminimkan efisiensi pendapatan di lahan pasir.
Hendra Sugianto
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

5 komentar:
Mas Hendra, jika tanah berpasir dijadikan lahan sawit berarti suatu pertanda banyak investor yang tertarik berbisnis sawit.Bisa saja menanam sawit di lahan berpasir namun akan sangat mahal biayanya dan akibatnya benefit karyawannya juga yang akan dikurangi.
Catatan :
Sepertinya Mas Hendra sudah mulai aktif menulis diblog ini dan materinya banyak mengenai sawit.Saya pikir suatu saat bisa di compile tulisan itu dan dicetak menjadi suatu buku. Dan ini berkaitan juga dengan bisnis sawit. Para investor akan membeli buku itu nanti.
Mas hendra pupuk apa sekiranya yg cocok perkebunan sawit untuk lahan berpasir dan berapa kali dlm setahun untuk pemupukan ? Terima kasih. Bls
mas untuk tanah pasir pupuk yg tepat ap y?dri mulai tanam smpai berbuah.trims
Buat Teman Seprofesi (Planter Indonesia) . . .
Lahan Berpasir untuk budidaya kelapa sawit sebaiknya menggunakan pupuk majemuk dan yang paling lengkap terdapat pada pupuk NPK Hi Grade selain mengandung unsur makro dan mikro juga mengandung organik, bio, humic, enzim dan zeolite. kandungan bio sangat baik sebagai komposer serasahan yang terdapat disekitar piringan tanaman dan bahkan gawangan, seiring hal tersebut bio juga dapat sebagai proteksi penyakit busuk pangkal batang dan akan merangsang pertumbuhan cacing tanah dsb.Salam, Baskara.L (Pelopor Asosiasi Planter Indonesia.
Pupuk apa saja yg d perlukan di lahan pasir mas..soal ny kebun byk lahan pasir? Tolong d balas y mas..
Posting Komentar