Kamis, 24 Juli 2008
SUKSES !!!... INGINKAH ANDA SUKSES ...!!!
Sementara untuk konteks dalam menjalani profesionlisme/kerja, konteks keberhasilan juga tidak berbeda. Bagi saya kesuksesan dalam satu hari bisa beberapa kali, ketika saya berhasil mengerjakan suatu pekerjaan, maka saya sukses.
Dalam prakteknya, seringkali team kita terbentur dengan pengalaman yang masih kurang, sehingga ada beberapa pekerjaan yang tidak dapat diselesaikan dengan hasil yang maksimal. Namun demikian, 3 peraturan berikut ini mungkin bisa menjadi panduan dalam melaksanakan berbagai aktifitas dalam kehidupan sehari-hari :
1. Kerjakanlah apa yang bisa anda kerjakan, jangan pernah mengerjakan apa yang tidak bisa anda kerjakan. Bila dipaksakan, maka akan stress berat.
2. Belajarlah terhadap apa yang belum bisa anda kerjakan.
3. Kerjakanlah apa yang sudah anda pelajari (point 2).
Seringkali, seorang atasan menanyakan bisa tidak yah anggota team saya bekerja dengan baik, ini memberikan indikasi bahwa teamnya adalah terdiri dari tenaga-tenaga yang sudah pada posisi on. Untuk saat ini, ketersediaan tenaga professional yang betul-betul siap pakai dengan pengalaman yang banyak adalah sangat susah. Banyak tenaga direkrut dari posisi yang lebih rendah dan ditempatkan di posisi yang lebih baik di perusahaan barunya. Untuk kasus seperti ini, seharusnya seorang bos bertanya Bagaimana team saya dapat bekerja dengan lebih baik. Bukan lagi Bisakah team saya bekerja dengan baik, tetapi Bagaimana.
Banyak atasan yang tidak dapat mengeksplorasi kemampuan bawahannya !!! mereka sibuk dengan lingkarannya sendiri, tanpa memikirkan bagaimana cara mengeksplorasi bawahannya agar lebih berproduktivitas. Memang, kesuksesan adalah tanggung-jawab masing-masing individu, namun sebagai atasan yang baik, tentu ingin memiliki team work yang excellent, dan hal ini bisa diperoleh apabila atasan dapat mengeksplor bawahan dengan maksimal dan memanfaatkan mereka secara maksimal pula.
Kegagalan seorang atasan (saya tidak mau menyebut pimpinan) adalah terletak pada ketidakmampuannya dalam mengeksplor bawahan. Mereka (para atasan) merasa memiliki dunia sendiri “dunia superior” bahwa mereka lebih hebat, lebih pintar dan sekaligus lebih bodoh karena tidak memberdayakan bawahan mereka yang siap tempur untuk melaksanakan tugas-tugas yang ada di bahu mereka.
Pada hakekatnya, manusia akan merasa sangat senang apabila mereka merasa berguna dan dipergunakan dalam kehidupannya.
Salam Luar Biasa…!
Hendra Sugianto
SEORANG PEMIMPIN ADALAH SEORANG SENIMAN...
Kayu tersebut diletakan di tengah ruangan studio, seniman tersebut mengelilinginya berulang kali, seperti sedang menyelidiki sesuatu yang tertanam di dalam tunggul kayu tersebut. Dengan tenang, seniman tersebut mengambil perlengkapannya dan segera ia bekerja untuk mengeluarkan sesuatu yang terkurang di dalam tunggul kayu tersebut. Dengan sepenuh jiwa dan tenaga ia mengerjakannya, hingga kelelahan dan tertidur di samping hasil kerja kerasnya.
Keesokan haranya, sang “pemilik” tunggul kayu yang telah memberikan tunggul tersebut ke sang seniman mampir ke studio seniman tersebut. Ia disambut dengan ramah oleh sang seniman untuk berkeliling studionya. Setelah beberapa saat, matanya tertuju ke sebuah karya seni yang luar biasa “SEEKOR RAJAWALI” yang begitu perkasa. Dengan segera ia menghampirinya dan memegangnya !. “Berapa engkau akan menjual RAJAWALI mu ini ?”, tanyanya kepada seniman tersebut. Dengan senyuman yang penuh kewibawaan ia menjawab,“Saya belum memberikan harga atas RAJAWALI tersebut, karena baru selesai saya membantu ia keluar dari keterperangkapan dia selama ini”. Dengan tidak sabar, sang “pemilik” tunggul tersebut menjawab, “Bagaiaman kalau saya bayar 10 juta ?”. “Karena engakau begitu menginginkannya, baiklah. Silakan engkau ambil RAJAWALI tersebut seharga yang engkau sebutkan”, kata seniman tersebut. Dengan penuh kebanggaan ia membawa pulang RAJAWALI yang disukainya. Sang seniman hanya tersenyum. Tunggul Kayu ? … atau RAJAWALI yang berharga 10 juta ? tanya sang seniman dalam hati !!!.
Apa yang bisa kita petik dari cerita di atas ?
Sesungguhnya di dalam diri setiap manusia ada RAJAWALI, yang terperangkap dan tunggu untuk dikeluarkan. Tugas seorang pimpinan harus bisa melihat seperti seniman pemahat, harus bisa melihat ke dalam diri bawahanya melalui PEMBERDAYAAN yang maksimal.
Sudahkah Anda mengeluarkan RAJAWALI yang terpendam di dalam diri bawahan Anda ? kalau belum ! keluarkanlah sekarang ! Pahatlah bawahan anda ! Bantulah mereka untuk mengeluarkan RAJAWALI yang terperangkap.
Sukses…
APA ARTI SEBUAH KEPERCAYAAN ...?
Orang yang tidak dapat memberikan kepercayaan kepada orang lain, membuktikan bahwa sesungguhnya dirinya tidak layak untuk dipercaya !, Manusia seringkali melihat diri orang lain seperti dirinya, seseorang yang bijaksana, tentu akan memperlakukan orang lain dengan bijaksana pula seperti memperlakukan dirinya. Apabila anda termasuk atasan yang sulit untuk memberikan kepercayaan kepada bawahan anda, mulailah dari sekarang. Bahwa, bawahan anda adalah sosok-sosok manusia luar biasa yang layak untuk diberikan kepercayaan. Rubahlah cara pandang anda, maka dunia anda akan berbeda.
